Cara Menghitung Orang dalam Bahasa Jepang: Hitori, Futari, Sannin & Aturannya

Konnichiwa, Minasan! Apakah kamu sedang belajar bahasa Jepang dan mulai bingung dengan cara menghitungnya?

Salah satu tantangan terbesar bagi pemula saat belajar bahasa Jepang adalah memahami sistem Counter atau Kata Bantu Bilangan. Berbeda dengan bahasa Indonesia di mana kita cukup menambahkan kata “buah” atau “orang” di belakang angka, bahasa Jepang memiliki akhiran yang berbeda-beda tergantung pada bentuk benda, hewan, maupun manusia.

Dalam artikel ini, kita akan fokus membahas tuntas cara menghitung orang dalam bahasa Jepang. Kita akan membedah penggunaan satuan -Nin (人), mulai dari hitori, futari, sannin, hingga aturan penting untuk menghitung puluhan orang. Yuk, siapkan catatanmu!

1. Konsep Dasar Satuan “Nin” (人)

Dalam bahasa Jepang, kanji 人 secara mandiri dibaca sebagai hito yang berarti “orang”. Namun, ketika digunakan sebagai satuan hitung (jumlah orang), cara bacanya berubah menjadi sufiks atau akhiran -Nin.

Rumus Dasarnya Sangat Sederhana:

Angka Dasar bahasa Jepang + Nin

Contoh: San (3) + Nin = Sannin (3 Orang)

Meskipun rumusnya terlihat mudah, jangan senang dulu! Ada beberapa pengecualian yang wajib dihafal di luar kepala, terutama untuk hitungan 1 dan 2 orang.

2. Pengecualian Utama: 1 dan 2 Orang (Wajib Hafal!)

Kesalahan paling umum yang dilakukan pembelajar pemula adalah menyebut 1 orang dengan “Ichi-nin” dan 2 orang dengan “Ni-nin”. Padahal, bahasa Jepang memiliki sebutan khusus untuk keduanya.

  • Satu Orang = Hitori (一人)Kanji ini dibaca Hitori, bukan Ichi-nin. Kata ini sering kamu dengar dalam anime atau dorama, misalnya dalam kata hitori-bocchi (sendirian) atau hitori tabi (jalan-jalan sendiri/solo traveling).
  • Dua Orang = Futari (二人)Bukan Ni-nin, melainkan Futari. Penggunaannya sangat luas, misalnya saat memesan meja di restoran untuk berdua, atau menyatakan melakukan sesuatu bersama pasangan (futari de).

3. Tabel Hitungan 1 Hingga 10 Orang

Agar lebih mudah dihafal dan dijadikan referensi, perhatikan tabel daftar kosakata menghitung orang dari angka 1 sampai 10 di bawah ini. Perhatikan bagian yang dicetak tebal karena itu adalah pengecualian yang sering mengecoh!

Jumlah OrangKanjiCara Baca (Romaji)Catatan Penting
1 Orang一人HitoriPengecualian mutlak!
2 Orang二人FutariPengecualian mutlak!
3 Orang三人SanninMengikuti rumus dasar.
4 Orang四人YoninBukan Yonnin, apalagi Shinin (karena shinin terdengar seperti kata “mati”).
5 Orang五人GoninMengikuti rumus dasar.
6 Orang六人RokuninMengikuti rumus dasar.
7 Orang七人Shichinin / NananinKeduanya lazim digunakan dalam percakapan.
8 Orang八人HachininMengikuti rumus dasar.
9 Orang九人KyuninBukan Kunin.
10 Orang十人JuninMengikuti rumus dasar.

4. Bagaimana dengan Belasan, Puluhan, dan Ratusan?

Kabar baiknya, setelah angka 10, peraturannya menjadi sangat teratur dan kembali ke rumus dasar matematika bahasa Jepang!

Aturan Emas: Pengecualian Hitori dan Futari HANYA berlaku untuk angka 1 dan 2 tunggal. Jika angkanya 11, 12, 21, 22, dan seterusnya, maka kembali menggunakan Ichi-nin dan Ni-nin.

  • Contoh Belasan:
    • 11 Orang = Ju-ichinin (Bukan Ju-hitori)
    • 12 Orang = Ju-ninin (Bukan Ju-futari)
    • 14 Orang = Ju-yonin (Ingat, angka 4 tetap dibaca yo agar selaras)
  • Contoh Puluhan & Ratusan:
    • 20 Orang = Nijunin
    • 45 Orang = Yonjugonin
    • 100 Orang = Hyakunin

5. Cara Bertanya: “Ada Berapa Orang?”

Untuk menanyakan jumlah orang, kamu bisa menggunakan kata tanya 何人 (Nannin). Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang sering digunakan:

  1. Bertanya tentang anggota keluarga:
    • Kazoku wa nannin desu ka? (Keluarga Anda ada berapa orang?)
  2. Bertanya tentang jumlah orang di suatu tempat:
    • Koko ni nannin imasu ka? (Ada berapa orang di sini?)

💡 Materi Pendukung (Tips Budaya Jepang):

Jika kamu pergi ke restoran di Jepang, pelayan biasanya tidak akan bertanya “Nannin desu ka?” karena dianggap kurang sopan untuk pelanggan. Mereka akan menggunakan kata yang jauh lebih formal, yaitu “Nan-mei sama desu ka?” (何名様ですか) yang artinya “Ada berapa orang tamunya?”.

Kamu cukup menjawab dengan kasual: “Futari desu” (Dua orang) atau “Yonin desu” (Empat orang).

6. Pola Kalimat dan Penempatan Tata Bahasa

Agar kamu tidak bingung menyusun kalimat utuh, perhatikan dua pola kalimat dasar berikut ini yang menggunakan hitungan jumlah orang:

A. Pola Kalimat Keberadaan (Ada … orang)

  • Rumus: (Tempat) + ni + (Subjek) + ga + (Jumlah Orang) + imasu.
  • Contoh: Kyoushitsu ni gakusei ga sannin imasu.(Ada 3 orang murid di ruang kelas.)

B. Pola Kalimat Aktivitas Bersama

  • Rumus: (Jumlah Orang) + de + (Kata Kerja).
  • Contoh: Futari de eiga o mimasu.(Menonton film berdua.)

Kesimpulan

Menghitung orang dalam bahasa Jepang (menggunakan kata bantu -Nin) sebenarnya sangat logis jika kamu sudah menguasai hitungan angka dasarnya. Kunci utamanya hanyalah mengingat tiga pengecualian terpenting, yaitu: Hitori (1 orang), Futari (2 orang), dan Yonin (4 orang).

Cara terbaik untuk mengingatnya adalah dengan sering mempraktikkannya. Cobalah untuk menghitung jumlah anggota keluargamu atau teman-teman di kelasmu menggunakan bahasa Jepang.

Tinggalkan komentar

Total
0
Enable Notifications OK No thanks